SPs UNY dan PIP Semarang Perkuat Sinergi Pengembangan Pendidikan Pascasarjana

Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang menggelar Wisuda ke-103 dan Pelepasan Perwira Transportasi Laut sebagai momentum penting dalam penguatan pendidikan vokasi transportasi. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (SPs UNY) bersama PIP Semarang menandatangani perjanjian kerja sama, sekaligus melaksanakan sosialisasi Program Jarak Jauh (PJJ) dan penjajakan pengembangan pendidikan pascasarjana.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 31 Juli 2026, di Lapangan Upacara Bintang Bedjan PIP Semarang, Jalan Singosari Nomor 2A, Semarang, ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) bagi dosen serta aparatur di lingkungan Kementerian Perhubungan.
Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (SPs UNY), Prof. Dr. Siswantoyo, M.Kes., AIFO, bersama tamu undangan lainnya yakni Director Indonesia Civil Aviation Polytechnic (Politeknik Penerbangan Indonesia Curug), Capt. Megi Hudi Helmiadi, serta Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Dr. Capt. Tri Cahyadi, M.H., M.Mar., bersama jajaran pimpinan perguruan tinggi vokasi di lingkungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan.

Melalui kerja sama ini, SPs UNY memperkenalkan skema Program Jarak Jauh (PJJ) yang memberikan fleksibilitas bagi dosen dan aparatur untuk melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan tugas kedinasan. Program tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kualifikasi akademik, kompetensi profesional, serta kualitas sumber daya manusia transportasi.

Dalam sesi diskusi, Andri Yulianto menekankan pentingnya kemudahan mekanisme izin belajar agar proses peningkatan kualifikasi akademik dapat berjalan efektif. Sementara itu, Avi Mukti menyampaikan bahwa pendidikan pascasarjana merupakan investasi jangka panjang bagi pengembangan kualitas individu maupun institusi.

Kolaborasi antara SPs UNY, PIP Semarang, STIP Jakarta, Indonesia Civil Aviation Polytechnic Curug, serta dukungan Badan Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia transportasi yang unggul, profesional, adaptif, dan berdaya saing global.