You are here
SPs UNY dan BPSDM Kemenhub Perkuat Kolaborasi Pengembangan SDM melalui PJJ, EduHub, dan Percepatan Guru Besar

Jakarta – Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (SPs UNY) bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Perhubungan (BPSDM Kemenhub) menggelar rapat koordinasi sebagai tindak lanjut implementasi kerja sama kedua institusi pada Selasa (21/7) di Kantor BPSDM Kementerian Perhubungan, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas berbagai program strategis, mulai dari penyelenggaraan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), pengembangan sumber daya manusia (SDM), percepatan Guru Besar, pengembangan Portal EduHub, hingga penguatan kolaborasi tridarma perguruan tinggi.
Rapat dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Perhubungan, Suharto, A.TD., M.M., yang menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya mengenai kajian pengembangan SDM. Ia menyampaikan bahwa kerja sama antara SPs UNY dan BPSDM Kemenhub diharapkan menjadi fondasi kolaborasi jangka panjang yang dilandasi semangat saling percaya, saling mendukung, dan berkembang bersama. "Peningkatan kualitas sumber daya manusia dosen di lingkungan perguruan tinggi transportasi merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Kami menyambut baik kerja sama dengan SPs UNY sebagai langkah strategis untuk mempercepat peningkatan kompetensi dosen, mengurangi berbagai kesenjangan yang masih ada, serta menghasilkan tenaga pendidik yang semakin berkualitas dan berdaya saing," ujar Suharto.
Dalam paparannya, Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Siswantoyo, M.Kes., AIFO., menjelaskan bahwa implementasi kerja sama tahun 2026 difokuskan pada peningkatan kualifikasi SDM melalui Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Pada tahap awal, peserta beasiswa BPSDM Kemenhub diarahkan untuk menempuh studi pada Program Magister Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (S2 PTK) serta Program Doktor Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (S3 PEP), yang dinilai sesuai dengan kebutuhan pengembangan SDM di lingkungan perguruan tinggi transportasi. Prof. Siswantoyo juga memaparkan perkembangan penyelenggaraan Program PJJ di SPs UNY. Saat ini, angkatan pertama Program Magister PJJ telah diikuti oleh 22 mahasiswa, dan sebagian di antaranya telah melaksanakan ujian akhir. Program tersebut dirancang dapat diselesaikan dalam waktu tiga semester dengan model pembelajaran yang terdiri atas 40 persen pembelajaran sinkron dan 60 persen pembelajaran asinkron dalam 16 kali pertemuan, sehingga memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa yang tetap menjalankan tugas kedinasan.
Selain pelaksanaan PJJ, SPs UNY menawarkan sejumlah peluang kolaborasi strategis, di antaranya pengembangan Portal EduHub, penguatan sistem pembelajaran, pengembangan bidang keilmuan, pendampingan percepatan Guru Besar, pelaksanaan joint research, pendampingan publikasi ilmiah, serta pengembangan jejaring akademik melalui penyediaan promotor, ko-promotor, dan penguji eksternal. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Siswantoyo menegaskan bahwa pendampingan percepatan Guru Besar menjadi salah satu fokus utama kerja sama. Program ini diarahkan untuk membantu dosen memenuhi berbagai persyaratan akademik, mulai dari publikasi ilmiah, penelitian, hingga penguatan jejaring akademik nasional maupun internasional. Saat ini, persentase Guru Besar di Universitas Negeri Yogyakarta telah mencapai sekitar 12–15 persen, sebagai hasil program percepatan yang telah dijalankan sejak tahun 2017.
"Kerja sama ini bukan sekadar penyelenggaraan Program Pendidikan Jarak Jauh, tetapi merupakan upaya membangun ekosistem pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan. SPs UNY siap mendampingi BPSDM Kementerian Perhubungan melalui peningkatan kualifikasi dosen, percepatan Guru Besar, pendampingan penelitian, hingga publikasi ilmiah. Jika target implementasi tahun 2027 ingin tercapai, maka seluruh perangkat pendukung harus mulai dipersiapkan sejak sekarang melalui pemetaan kebutuhan, penyusunan roadmap, pengembangan sistem, dan pendampingan akademik yang terencana," ungkap Prof. Siswantoyo.
Terkait implementasi beasiswa tahun 2026, SPs UNY melaporkan bahwa proses seleksi akademik telah dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) yang meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris. Untuk jenjang Magister, peserta hanya mengikuti CBT tanpa melalui tahapan wawancara. Selanjutnya, pembiayaan pendidikan akan difasilitasi oleh BPSDM Kemenhub dan proses studi akan dikawal bersama hingga peserta menyelesaikan pendidikan. Sebagai bagian dari penguatan kerja sama, SPs UNY juga membagikan pengalaman kolaborasi dengan Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) St. Paulus Ruteng, khususnya dalam pendampingan percepatan Guru Besar, pengembangan program Magister dan Doktor, penyediaan promotor, ko-promotor, serta penguji eksternal. Model tersebut diusulkan sebagai best practice yang dapat direplikasi dalam implementasi kerja sama bersama BPSDM Kemenhub.
Dalam pembahasan lanjutan, kedua institusi juga membahas pengembangan Portal EduHub sebagai sistem pembelajaran terintegrasi bagi perguruan tinggi di bawah BPSDM Kemenhub. Portal tersebut dirancang untuk mengintegrasikan berbagai sistem pembelajaran yang selama ini masih berjalan secara terpisah di masing-masing politeknik. Pengembangan EduHub ditargetkan selesai pada tahun 2027 melalui kerja sama yang melibatkan tim teknis dari kedua institusi. Pembahasan berikutnya berfokus pada percepatan Guru Besar. BPSDM menyampaikan bahwa terdapat 32 dosen yang diproyeksikan memenuhi syarat (eligible) untuk pengajuan Guru Besar pada tahun mendatang, sementara pada tahun ini telah berhasil melahirkan tiga Guru Besar. Beberapa kendala yang masih dihadapi antara lain verifikasi publikasi ilmiah, klaim jurnal, pemenuhan persyaratan promotor, ko-promotor, serta penguji eksternal. Untuk itu, kedua belah pihak sepakat memperkuat kolaborasi melalui pendampingan penulisan artikel, joint research, pendampingan publikasi ilmiah, mentoring akademik, dan pengembangan jejaring ilmiah.
Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, Ali Fikri, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa proses seleksi akademik beasiswa telah selesai dilaksanakan dengan formasi 20 peserta Program Magister dan 10 peserta Program Doktor. Ia juga menegaskan pentingnya tindak lanjut kerja sama, terutama dalam aspek pembiayaan beasiswa, pengembangan Learning Management System (LMS), Portal EduHub, penyusunan materi kerja sama, legal drafting, serta pengembangan substansi bidang transportasi. "Tahapan seleksi akademik telah selesai dilaksanakan. Selanjutnya, kami berharap implementasi kerja sama dapat segera ditindaklanjuti melalui penyusunan langkah-langkah teknis, baik terkait pembiayaan beasiswa, pengembangan LMS, Portal EduHub, maupun penyusunan substansi kerja sama lainnya. Secara prinsip, BPSDM siap melanjutkan komunikasi dan koordinasi dengan SPs UNY agar seluruh program yang telah direncanakan dapat diimplementasikan secara bertahap dan memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi," jelas Ali Fikri.
Menjelang akhir pertemuan, turut dibahas gagasan transformasi perguruan tinggi transportasi melalui konsep Universitas Transportasi yang mengintegrasikan bidang transportasi darat, laut, dan udara. Konsep tersebut menjadi bagian dari rencana pengembangan jangka panjang yang diharapkan mampu memperkuat tata kelola pendidikan tinggi transportasi di Indonesia.
Melalui rapat koordinasi ini, SPs UNY dan BPSDM Kementerian Perhubungan menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dalam pengembangan SDM, peningkatan kualitas pendidikan tinggi, percepatan Guru Besar, serta pembangunan ekosistem pembelajaran yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia, khususnya di bidang transportasi, sekaligus menjadi model kerja sama strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung pembangunan SDM nasional. (SR)

FAKULTAS DI UNY
- Fakultas Ilmu Pendidikan
- Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya
- Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
- Fakultas Teknik
- Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis
- Fakultas Vokasi
- Fakultas Psikologi
- Fakultas Hukum
- Fakultas Kedokteran
- Sekolah Pascasarjana
SEKOLAH PASCASARJANA UNY
Kampus Karangmalang, Yogyakarta 55281
Telp. +62274-550836 (front office)
Fax. +62274-520326 Email: pps@uny.ac.id, humas_pps@uny.ac.id
Website : http://sps.uny.ac.id
Copyright © 2026,

